MAKALAH UROLITHIASIS PDF

Change tack, pass the flexible scope over the stone wire and perform your flexible ureteroscopy without a sheath see below or simply stent the patient and come back another day. Tips and tricks of ureteroscopy: consensus statement. Part II. Advanced ureteroscopy Traxer O, Thomas A. The use of disposable laser fibres is increasing, and they have been shown to be cost-effective and reduce ureteroscope damage [ 6 ].

Author:Nikobar Tele
Country:Cayman Islands
Language:English (Spanish)
Genre:Finance
Published (Last):20 May 2007
Pages:155
PDF File Size:20.57 Mb
ePub File Size:17.34 Mb
ISBN:893-3-40478-550-9
Downloads:86551
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Douzahn



Untuk mengetahui definisi dari Urolithiasis 2. Untuk mengetahui Klasifikasi dari Urolithiasis 3. Untuk mengetahui etiologi dari Urolithiasis 4. Untuk mengetahui manifestasi klinis dari Urolithiasis 5. Untuk mengetahui pemeriksaan diagnostic dari Urolithiasis 6. Untuk mengetahui penatalaksanaan untuk Urolithiasis 7.

Untuk mengetahui pencegahan dari Urolithiasis 9. Untuk mengetahui komplikasi Urolithiasis Untuk mengetahi prognosis Urolithiasis Untuk mengetahui asuhan keperawatan pada klien dengan Urolithiasis 1. Keduanya dijadikan satu kelompok system urogenitalia karena mereka saling berdekatan, berasal dari embriologi yang sama dan menggunakan saluran yang sama sebagai alat pembuangan misalnya uretra pada pria.

System urinaria atau disebut juga sebagai system ekskretori yang merupakan organ yang memproduksi, menyimpan, dan mengalirkan urin.

Pada manusia normal organ ini terdiri atas ginjal beserta system pelvikalises , ureter, kandung kemih, dan urtera. Pada umumnya organ urogenitalia terletak dirongga retroperitoneal dan terlindung oleh organ lain yang berada disekitanya kecuali testis, epididimis, vas deferense, penis dan uretra.

Purnomo, ed. Sumber: apotekerbercerita. Ginjal Ginjal adalah sepasang organ saluran kemih yang terletak dirongga retroperitoneal bagian atas. Beratnya menyerupai kacang dengan sisi cekungnya menghadap ke medial.

Besar dan berat ginjal sangat bervariatif, tergantung pada jenis kelamin, umur, serta ada tidaknya ginjal pada sisi yang lain. Dalam hal ini ginjal laki-laki relative lebih besar dari perempuan. Pada autopsy klinis didapatkan bahwa ukuran rerata ginjal orang dewasa adalah 11,5 cm panjang x 6cm Lebar x 3. Struktur ginjal Secara anatomis ginjal terbagi atas 2 bagian yaitu korteks dan medulla ginjal.

Nefron merupakan unit fungsional terkecil ginjal. Medulla ginjal terletak lebih profondus banyak terdapat duktuli atau saluran kecil yang mengalirkan hasil ultrafiltrasi berupa urin.

Nefron terdiri atas glomerulus, tubulus kontrotus proksimal, loop of henle, tubulus kontrotus distal dan duktus kolegentes. Darah yang membawa sisa hasil metabolism tubuh difiltrasi didalam glomerulus dan setelah sampai di tubulus ginjal beberapa zat yang masih diperlukan tubuh direabsorbsi dan zat sisa yang tidak diperlukan tubuh mengalami sekresi membentuk urin. Vaskularisasi ginjal Suplai darah ginjal di perankan oleh arteri dan vena renalis.

Arteri renalis merupakan cabang langsung dari aorta abdomnalis dan vena renalis bermuara langsung ke dalam vena kafa inferior.

Persarafan Ginjal mendapatkan persafaran melalui pleksus renalis yang seratnya bersama dengan arteri renalis. Input dari system simpatik menyebabkan vasokontriksi yang menghambat aliran darah ke ginjal. Impuls sensorik dari ginjal berjalan menuju corda spinalis segmen T dan memberikan sinyal sesuai dengan level dermatomnya.

Oleh karena itu, dapat dimengerti bahwa nyeri didaerah pinggang bisa merupakan nyeri referral dari ginjal. Fungsi ginjal Ginjal memerankan beberapa fungsi tubuh yang sangat penting bagi kehidupan yakni menyaring sisa metabolism dan toksin dari darah serta mempertahankan hemostasis cairan dan elektrolit tubuh yang kemudian dibuang melalui urin.

Fungsi tersebut diantaranya 1. Mengontrol sekresi hormone aldosteron dan ADH dalam mengatur jumlah cairan tubuh 2. Mengatur metabolism ion kalsium dan vitamin D 3. Mengasilkan beberapa hormone diantaranya eritropoetin, rennin dan prostaglandin Sumber : Purnomo, ed.

Ureter Ureter adalah organ berbentuk tabung kecil yang berfungsi mengalirkan urindari pielum pelvis ginjal ke dalam buli-buli. Pada orang dewasa panjangnya lebih kurang cm dengan diameter mm. Kandung Kemih Vesika Urinaria Vesika urinaria terletak tepat di belakang os pubis.

Vesika urinaria saat kosong terletak di apeks belakang tepi atas simfisis pubis. Permukaan posterior berbentuk segitiga H.

Syaifuddin, ed. Uretra Uretra merupakan tabung yang menyalurkan urin ke luar dari kandung kemih melalui proses miksi. Secara anatomis uretra dibagi menjadi 2 bagian yaitu uretra posterior dan anterior. Pada pria, organ ini juga berfungsi untuk menyalurkan air mani. Kelenjar prostat Prostat merupakan organ genitalia pria yang terletak disebelah inferior buli-buli, didepan rectum dan membungkus uretra posterior.

Bentuknya seperti buah kemiri dengan ukuran 4x3x2. Prostat menghasilkan cairan yang merupakan salah satu komponen dari cairan ejaculator. Fisiologi Pengisian dan Pengosongan Vesika Urinaria Dinding ureter mengandung otot polos yang tersusun dalam bekas spiral longitudinal dan sirkuler.

Ureter berjalan miring melalui dinding vesika urinaria untuk menjaga ureter tertutup kecuali selama gelombang peristaltic dan mencegah urin tidak kembali ke ureter. Kontraksi otot detrusor bertanggung jawab dalam proses pengosongan vesika urinaria selama berkemih.

Berkas otot berjalan pada sisi uretra yang disebut dengan sfingter uretra interna. Sepanjang uretra terdapat sfingter uretra membranosa Sfingter uretra eksterna. Urolithiasis merujuk pada adanya batu dalam system perkemihan.

Batu atau kalkuli dibentuk didalam saluran kemih mulai dari ginjal ke kandung kemih oleh kristalisasi dari substansi ekskresi didalam urin. Nursalam, Teori proses pembentukan batu Secara teoritis batu dapat berbentuk diseluruh saluran kemih terutama pada tempat-tempat yang sering mengalami hambatan aliran urin statis urin yaitu pada system kalises ginjal atau buli-buli. Adanya kelainan bawaan pada pelvikalises stenosis uretero pelvis , divertikel, obstruksiinfravesika kronis seperti pada hyperplasia benigna prostat, striktura dan buli-buli neurogenik merupakan keadaan-keadaan yang memudahkan terjadinya pembentukan batu.

Batu tersebut terdiri atas kristal-kristal yang tersusun bahan-bahan organic dan anorganik yang terlarut dalam urin. Purnomo, Penghambat Pembentukan Batu Saluran Kemih Terbentuk atau tidaknya batu saluran kemih ditentukan juga oleh adanya keseimbangan antara zat pembentuk batu dan inhibitor, yaitu zat yang mampu mencegah timbulnya batu. Dikenal beberapa zat yang dapat menghambat terbentuknya batu saluran kemih yang bekerja mulai dari proses reabsorbsi kalsium dalam usus, proses pembentukan inti batu atau Kristal, proses agregasi kristal hingga retensi kristal.

Purnomo 2. Jenis-jenis batu terdiri dari Purnomo, ed. Kandungan batu jenis ini terdiri atas kalsium oksalat , kalsium fosfat, atau campuran kedua unsure tersebut. Factor terjadinya batu kalsium adalah: 1.

LA76931 PDF

MAKALAH UROLITHIASIS PDF

Zololar Copyright by Polish Urological Association. Open in a separate window. However, as noted above, it is important to note that larger access sheaths can potentially cause ureteric ischaemia and even direct ureteric trauma including perforation. Once the access sheath of the desired size and length has been chosen, pass the sheath over the guidewire using the Seldinger technique. They facilitate multiple passages of the ureterorenoscope, reduce intra-renal pressure and help improve irrigation flow [ 1 ]. Ensure that the wire does not kink, or coil in the bladder, which will make advancement of the sheath impossible.

DINKY DUNGEONS PDF

Makalah asuhan keperawatan urolitiasis

Patofisiologi Secara teoritis batu dapat terbentuk di seluruh saluran kemih terutama pada tempat-tempat yang sering mengalami hambatan aliran urine stasis urine , yaitu pada sistem kalises ginjal atau buli-buli. Adanya kelainan bawaan pada pelvikalises stenosis uretero-pelvis , divertikel, obstruksi infravesika kronis seperti pada hiperplasia prostat benigna, striktura merupakan keadaan yang memudahkan terjadinya pembentukan batu. Batu merupakan kristalisasi dari mineral, matrik seperti pus, darah, tumor atau urat. Kristal tersebut tetap berada dalam keadaan metastable tetap terlarut dalam urine jika tidak ada keadaan tertentu yang menyebabkan terjadinya presipitasi kristal. Kristal-kristal yang saling mengadakan presipitasi membentuk inti batu nukleasi yang kemudian akan mengadakan agregasi, dan menarik bahan-bahan lain sehingga menjadi kristal yang lebih besar.

HIS HIRED BABYMAKER PDF

Infeksi saluran kemih oleh mikroorganisme berdaya membuat urease Proteus mirabilis. Dehidrasi : kurang minum, suhu lingkungan tinggi. Benda asing : fragmen kateter, telur sistosoma. Jaringan mati nekrosis papil.

JEAN SASSON PRINCESS TRILOGY PDF

Batu saluran kemih dapat diketemukan sepanjang saluran kemih mulai dari sistem kaliks ginjal, pielum, ureter, buli-buli dan uretra. Batu ini mungkin terbentuk di di ginjal kemudian turun ke saluran kemih bagian bawah atau memang terbentuk di saluran kemih bagian bawah karena adanya stasis urine seperti pada batu buli-buli karena hiperplasia prostat atau batu uretra yang terbentu di dalam divertikel uretra. Batu ginjal adalah batu yang terbentuk di tubuli ginjal kemudian berada di kaliks, infundibulum, pelvis ginjal dan bahkan bisa mengisi pelvis serta seluruh kaliks ginjal dan merupakan batu slauran kemih yang paling sering terjadi. Penyakit batu saluran kemih menyebar di seluruh dunia dengan perbedaan di negara berkembang banyak ditemukan batu buli-buli sedangkan di negara maju lebih banyak dijumpai batu saluran kemih bagian atas gunjal dan ureter , perbedaan ini dipengaruhi status gizi dan mobilitas aktivitas sehari-hari. Penyebab terbentuknya batu saluran kemih diduga berhubungan dengan gangguan aliran urine, gangguan metabolik, infeksi saluran kemih, dehidrasi dan keadaan-keadaan lain yang masih belum terungkap idiopatik. Secara epidemiologis terdapat beberapa faktor yang mempermudah terjadinya batu saluran kemih yang dibedakan sebagai faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik.

Related Articles