HETERAKIS GALLINAE PDF

Lifecycle[ edit ] H. Eggs of H. Upon ingestion by a host, the embryonated eggs hatch into second-stage juveniles in the gizzard or duodenum , and are passed to the cecum. Their development is completed in the lumen , but some may enter the mucosa and remain for years without further development. The prepatent time is 24—30 days.

Author:Daimi Shazshura
Country:Japan
Language:English (Spanish)
Genre:Education
Published (Last):4 January 2012
Pages:39
PDF File Size:16.81 Mb
ePub File Size:17.96 Mb
ISBN:667-9-51922-955-2
Downloads:44090
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Tukasa



Genus: Hetrakis gallinarum Siklus Hidup Siklus cacing ini sangat sederhana dan langsung. Mencapai usia dewasa pada hari ke 28 — 30, Ukuran tubuh yang jantan Cacing jantan panjangnya mm, diameter mikron, betina panjangnya mm, berwarna putih dengan ekor memanjang.

Berbeda dengan golongan Nematoda, untuk golongan Cestoda atau Cacing pita, hampir semua jenis dalam penularannya selalu memakai inang perantara, apakah itu serangga seperti lalat, semut ataupun belalang siput, keong atau udang dan kepiting. Adapun gejala klinis yang biasanya muncul tidak begitu spesifik seperti lesu, lemah, kurang napsu makan, keterlambatan pertumbuhan kadang ada kematian.

Ascaridiasis yang parah dapat menyebabkan berkurangnya berat badan karena menghambat absorpsi nutrisi pada usus halus dan Ascaridia juga kadang dapat bermigrasi ke oviduct melalui kloaka yang dapat mengganggu pada proses pengerabangan telur.

Heterakis gallinarum, cukup patogen, dalam jumlah yang banyak dapat menyebabkan kekurusan, peradangan sekum, nodulasi dinding sekum dalam sampai hepatik granuloma.

Heterakis gallinarum juga merupakan pembawa Histomonas meleagridis yang merupakan penyebab penyakit blackhead. Diagnosa Berdasarkan gejala klinis yang di timbulkan seperti yang telah di jelaskan di atas.

Melalui pemeriksaan laboratorium dengan metode natif dan metode apung sampel yang di periksa adalah feces, di amati di bawah mikroskop. Berikan dosis sesuai dengan anjuran pembuat obat. Pemberian secara periodik untuk preparat obat ini dapat dilakukan paling cepat setiap 4 bulan tergantung di kandang model apa ayam dipelihara paling lambat setiap 6 bulan sekali. Dalam mengontrol agar ayam tidak terinfeksi oleh cacing pita, harus dilakukan secara terpadu dengan kontrol insektisida, dan hewan lain yang merupakan inang perantaranya Dengan mengetahui siklus hidup berbagai cacing yang bisa jadi menginfeksi ayam peliharaan, maka para peternak akan menjadi lebih mudah untuk mengontrol dan sekaligus mengobatinya apabila terjadi infeksi cacing.

Dengan demikian para peternak akan terhindar dari kerugian ekonomi yang mungkin terjadi akibat adanya infeksi cacingan tersebut. Kesimpulan Heterakis gallinarum merupakan golongan cacing Nematoda, pada umumnya menyerang unggas khususnya ayam yang terdapat pada organ pencernaan yaitu sekum dan dapat menyerang semua umur, Heterakis gallinarum, cukup patogen, dalam jumlah yang banyak dapat menyebabkan kekurusan, peradangan sekum, nodulasi dinding sekum dalam sampai hepatik granuloma. Heterakis gallinarum juga merupakan pembawa Histomonas meleagridis yang merupakan penyebab penyakit blackhea dan dapat menurunkan berat badan secara signifikan.

Penanganan disamping memberikan obat-obat cacing, sanitasi lingkungan hrus di perhatiakn juga kebersihan kandang, bila ada ayam yang di curigai terinfeksi cacaingan segara di pisahkan bila dalam peternaka yang komersil.

A ERA DA INCERTEZA GALBRAITH PDF

Histomoniasis

.

IGNATIEFF THE LESSER EVIL PDF

Heterakis gallinarum

.

Related Articles